Kisi-kisi TIK DT2

Remember, all of this are all my personal notes, so I highly suggest you use this only as a reference on where to start incase you're confused.


1) Jejak Virtual

Jejak virtual (jejak digital) adalah segala bentuk informasi digital yang terkait dengan seseorang dan dapat ditemukan atau dilacak di dunia digital.
Setiap kali kita berinteraksi dengan internet, kita secara tidak sadar meninggalkan jejak digital.
Berikut alasan mengapa menjaga rekam jejak virtual menjadi hal yang penting:

  1. Rekam jejak virtual dapat memengaruhi reputasi dan peluang seseorang maupun di dunia maya atau dunia nyata.
  2. Rekam jejak virtual dapat berdampak pada kehidupan pribadi seseorang jika informasi disalahgunakan.
  3. Rekam jejak virtual susah dihapus/bersifat permanen.

2) Jenis Rekam Jejak Virtual

  1. Rekam Jejak Aktif
    Informasi yang sengaja dibagikan dan diunggah oleh pengguna.
  2. Rekam Jejak Pasif
    Informasi tentang pengguna yang dikumpulkan secara otomatis oleh sistem platform digital.
  3. Rekam Jejak oleh Pihak Lain
    Informasi tentang seseorang yang dibagikan atau diunggah oleh orang lain di internet.
  4. Rekam Jejak Masa Lalu
    Informasi digital yang pernah diunggah atau dibagikan di masa lalu, namum masih tersimpan dan dapat ditemukan.
  1. Belanja Online
    Informasi pribadi, riwayat pembelian, data pembayaran.
  2. Media Sosial
    Riwayat aktivitas, interaksi, konten yang dibagikan.

3) Pentingnya Menjaga Privasi Online

Privasi online merupakan kemampuan seseorang untuk melindungi informasi pribadinya saat beraktivitas di dunia digital seperti media sosial, forum online, e-mail, dan lain-lain.

Mengapa menjaga privasi online penting?
Hal ini karena jejak digital relatif permanen.

Cara-cara menjaga privasi online:

  1. Mengelola Pengaturan Privasi di Media Sosial
    Mengatur berbagai fitur yang ada di dalam aplikasi media sosial yang tersedia agar privasi data terjaga.
  2. Berhati-hati dalam Membagikan Informasi Pribadi
    Menghindari membagikan informasi yang sensitif seperti alamat, nomor telepon, tanggal lahir, dan lainnya.
  3. Memahami Dampak dari Membagikan Informasi Pribadi secara Online
    Dampak yang akan terjadi ketika membagikan informasi pribadi secara online adalah informasi tersebut dapat disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

4) Jejak Digital yang Positif

Membuat jejak digital yang positif dapat membangun reputasi digital yang baik.
Agar terhindar dari bahaya jejak digital, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, antaranya:

  1. Bagikan hal positif seperti konten karaya dan prestasi.
  2. Hindari mengungkapkan informasi pribadi yang sensitif.
  3. Hindari menghujat, menghina, atau melecehkan seseorang di media sosial lewat berkomentar.
  4. Tidak berbagi informasi atau konten secara berlebihan di media sosial.
  5. Bersihkan jejak digital yang dapat merusak reputasi.
Powered by Forestry.md